Latest News
  • 22 Oct 2026

Sering Cenglu di Jalan? Awas Ini Bahaya yang Jarang Kita Sadari

Niat hanya iseng cenglu (bonceng bertiga), tapi malah ketangkap petugas, siapa yang pernah seperti ini? Cenglu atau bonceng tiga tidak hanya melanggar peraturan lalu lintas saja, melainkan juga membahayakan diri sendiri dan orang lain di jalan. Hal tersebut karena  penumpang juga berperan untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas saat berkendara.

Ketika cenglu postur tubuh pengendara seringkali tidak stabil, entah terlalu maju ke depan atau di posisi yang tidak nyaman. Belum lagi kalau pengendara dan penumpang sama-sama dalam keadaan bercanda. Pernah mengalami hal demikian, Lur?

Bahaya Cenglu di Jalan

Bonceng tiga dilarang bukan karena alasan biasa, Lur. Hal tersebut karena berisiko kecelakaan atau hal yang tidak kita inginkan. 

Sedulur pernah tahu berita mengenai tiga siswa cenglu di Karawang yang mengingatkan kita pentingnya keselamatan berkendara belum? Seperti yang dilansir dari laman Korlantas Polri, pada (11/10/2026) telah terjadi kecelakaan antara siswa cenglu dan juga truk. 

Saat itu, tiga siswa tengah berkendara tanpa helm di Jalan Raya Purwasari, Kabupaten Karawang. Menurut para saksi, para korban dalam keadaan bercanda hingga tak sadar ada truk mogok di depannya. Nahasnya, tiga korban tersebut meninggal dunia. 

Aturan Bonceng Tiga 

Berdasarkan Pasal 106 Ayat (9) UU No. 22/2009 (UU LLAJ), setiap pengemudi sepeda motor dilarang membawa penumpang melebihi satu orang (maksimal hanya untuk 1 pengendara dan 1 penumpang). Bagi pengemudi yang melanggar ketentuan tersebut, Pasal 292 UU LLAJ mengancam dengan sanksi pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp250.000.

Tips Menjadi Pembonceng yang Aman

Untuk menjadi pembonceng yang aman, pastikan kamu menghindari cenglu. Selain itu, kamu juga harus mengikuti beberapa tips ini.

1. Menggunakan Helm SNI

Salah satu tips menjadi pembonceng yang aman adalah menggunakan helm SNI. Hal tersebut untuk melindungi kepala bila terjadi benturan. 

2. Duduk ke Depan

Tips menjadi pembonceng aman berikutnya adalah menghadap ke depan. Jangan duduk miring atau menghadap ke belakang. Selain itu, pastikan juga kaki kita berpijak dengan benar ke footstep untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

3. Berpegang dengan Pengemudi

Hal yang tak boleh terlewat saat berbonceng adalah pegangan dengan pengemudi. Kamu dapat memegang perut pengemudi untuk menjaga keseiembangan di jalan. Hindari memegang pegangan belakang karena dapat mempengaruhi keseimbangan di jalan. 

Itulah beberapa pembahasan mengenai bahaya cenglu di jalan. Mulai sekarang, jangan diulangi lagi ya, Lur!