• 28 Aug 2026
  • image-event
  • Jogja Book Fair 2026 Kembali Digelar, Hadirkan 119 Penerbit dan Pameran Arsip Keistimewaan

    Yogyakarta – Jogja Book Fair (JBF) 2026 kembali hadir menyapa masyarakat Yogyakarta. Mengusung tema “Jangkah”, gelaran ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berburu buku sekaligus menikmati berbagai kegiatan literasi, edukasi, hingga hiburan.

    JBF 2026 berlangsung selama 11 hari dengan menghadirkan 119 penerbit dari berbagai daerah. Beragam pilihan buku tersedia untuk pengunjung, dengan harga mulai dari Rp5.000 dan potongan harga hingga 80 persen.

    Informasi JBF 2026:

    • 📅 Tanggal: 29 Agustus–8 September 2026
    • ⏰ Waktu: 08.00–22.00 WIB
    • 📍 Lokasi: Halaman Grhatama Pustaka, DPAD DIY
    • 📚 Penerbit: 119 penerbit
    • 💰 Harga buku: Mulai Rp5.000
    • 🏷️ Diskon: Hingga 80 persen

    Tak hanya menghadirkan pameran dan penjualan buku, JBF 2026 juga menghadirkan Pameran Arsip Keistimewaan bertajuk “Membumikan Literasi, Merawat Memori”.

    Pameran tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan arsip dan sejarah kepada masyarakat sekaligus merawat memori kolektif. Ketua IKAPI DIY Wawan Arif mengatakan, penyelenggaraan JBF tahun ini tidak hanya berfokus pada jual-beli buku, tetapi juga menghadirkan ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan arsip dan sejarah.

    Menurutnya, kolaborasi antara buku dan arsip menjadi langkah penting agar generasi muda dapat mengenal lebih dekat jejak sejarah yang terekam dalam arsip.

    Sementara itu, Kepala DPAD DIY Syam Arjayanti menilai buku dan arsip sama-sama memiliki peran sebagai sumber pengetahuan sekaligus rekaman perjalanan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya diajak membaca, tetapi juga mengenal dan merawat memori kolektif.

    Selain pameran buku dan arsip, JBF 2026 turut menghadirkan 85 program kegiatan yang dapat diikuti masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi bedah buku, talkshow, lokakarya, bincang literasi, kompetisi, pentas musik, hingga pasar kuliner.

    Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Jogja Book Fair 2026 diharapkan dapat menjadi ruang belajar sekaligus rekreasi bagi masyarakat, khususnya untuk mendekatkan generasi muda dengan buku, arsip, dan sejarah.


  • 06 Aug 2026
  • image-event
  • Jogja Benih Expo #2 Digelar di Gunungkidul, Ada Ribuan Benih Gratis

    YOGYAKARTA — Jogja Benih Expo #2 akan digelar pada 26–28 Agustus 2026 di BP3MBTP Unit Gading, Playen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB.


    Mengusung tema *“Benih Unggul, Pangan Kuat, Gizi Hebat, Jogja Bermartabat!”*, Jogja Benih Expo #2 menghadirkan berbagai kegiatan dan pameran yang berkaitan dengan sektor pertanian.


    Sejumlah kegiatan yang akan digelar di antaranya display varietas, temu kemitraan, rembuk KTNA, pelatihan keterampilan, senam KWT, hingga pameran gelar teknologi.


    Pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk pertanian, layanan publik, serta berbagai stan menarik. Selain itu, tersedia *ribuan benih gratis dan doorprize menarik* bagi masyarakat yang hadir.


    Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan berbagai benih dan inovasi pertanian sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta.


    Masyarakat dapat menghadiri Jogja Benih Expo #2 di BP3MBTP Unit Gading, Playen, Gunungkidul selama tiga hari pelaksanaan.


  • 13 Aug 2025
  • image-event
  • 10 Area Terlarang untuk Parkir Kendaraan

    Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memberikan kejelasan mengenai kriteria parkir dan lokasi-lokasi yang dilarang.


    Berdasarkan pasal 1 ayat 15, parkir didefinisikan sebagai keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya. Sementara pada pasal 120 disebutkan bahwa parkir di jalan harus dilakukan secara sejajar atau membentuk sudut sesuai arah lalu lintas.


    Masyarakat diimbau untuk tidak memarkir kendaraan di tengah jalan atau pada area dengan rambu “P” yang berarti dilarang parkir. Terdapat 10 area yang secara tegas dilarang untuk parkir kendaraan, antara lain:

    1. Tikungan, bahu bukit, atau jembatan.
    2. Trotoar atau jalur sepeda.
    3. Dekat lampu lalu lintas atau penyeberangan pejalan kaki.
    4. Jalan utama atau jalan dengan lalu lintas cepat.
    5. Lokasi yang berhadapan atau dekat dengan kendaraan lain yang berhenti, sehingga mempersempit ruang jalan.
    6. Dalam jarak 6 meter dari persimpangan atau 9 meter dari pemberhentian bus, serta 3 meter dari hidran pemadam kebakaran.
    7. Menghadap arah berlawanan dengan arus lalu lintas.
    8. Jalan licin.
    9. Jalan layang, terowongan, atau akses menuju keduanya.
    10. Di atas bahu jalan atau pinggiran rumput.


    Pasal 121 undang-undang yang sama juga mengatur bahwa parkir di lokasi terlarang hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat. Dalam situasi tersebut, pengemudi wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat bahaya, atau tanda peringatan lainnya.

    Pemerintah mengajak masyarakat mematuhi aturan parkir bukan semata-mata karena takut dikenakan sanksi, tetapi demi keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan.


  • 13 Aug 2025
  • image-event
  • Tarif Khusus Rp80 TransJogja Sambut HUT ke-80 RI

    YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggandeng Bank Indonesia DIY, BPD DIY, BCA, dan Bank Mandiri untuk menghadirkan program tarif khusus TransJogja sebesar Rp80. Program ini berlaku pada 13–18 Agustus 2025 dan dapat dinikmati oleh warga maupun wisatawan yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS.


    Program ini memiliki total kuota 10.000 transaksi, yang dibagi setiap harinya:

    • 13–14 Agustus: 1.000 transaksi/hari
    • 15–16 Agustus: 1.500 transaksi/hari
    • 17–18 Agustus: 2.000 transaksi/hari


    Selain itu, tersedia kuota tambahan 310 transaksi khusus QRIS Tap pada 16–18 Agustus.


    Kepala Dishub DIY menjelaskan, pemberlakuan tarif simbolis ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan HUT RI, tetapi juga bagian dari kampanye peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

    “Tarif Rp80 adalah angka simbolis sesuai usia kemerdekaan Indonesia. Kami berharap program ini menjadi momentum masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.


    TransJogja saat ini melayani 17 koridor dengan puluhan halte strategis yang mencakup pusat kota, kawasan wisata, kampus, hingga permukiman. Dengan tarif Rp80, penumpang dapat berpindah antarhalte untuk mengunjungi destinasi populer seperti Malioboro, Tugu Jogja, Titik Nol Kilometer, Keraton Yogyakarta, hingga kawasan kampus UGM dan UNY.


    Cara Memanfaatkan Promo

    1. Siapkan aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS.
    2. Datang ke halte TransJogja sesuai jadwal keberangkatan.
    3. Pindai QRIS di loket atau pintu masuk.
    4. Pastikan transaksi berhasil sebelum naik bus.


    Keterlibatan Bank Indonesia, BPD DIY, BCA, dan Bank Mandiri menunjukkan sinergi antara sektor transportasi dan keuangan untuk mendorong ekosistem pembayaran non-tunai di Yogyakarta. Program ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di masyarakat.


    Dengan tarif terjangkau, diharapkan wisatawan dapat menjelajahi Yogyakarta dengan lebih hemat, sehingga memiliki kesempatan untuk membelanjakan anggaran mereka di sektor kuliner, belanja, dan hiburan. Efek domino ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata.


    Dishub DIY mengimbau masyarakat memanfaatkan kuota yang ada dengan merencanakan perjalanan lebih awal. Mengingat jumlah kuota terbatas, masyarakat disarankan datang pada pagi atau siang hari untuk memastikan mendapatkan tarif promo.


  • 06 Aug 2025
  • image-event
  • Indonesian Street Performance

    YOGYAKARTA – Suasana malam di kawasan Malioboro berubah total pada Rabu, 6 Agustus 2025. Biasanya dikenal sebagai jantung wisata Kota Yogyakarta yang dipenuhi pelancong dan hiruk pikuk aktivitas, malam itu Malioboro menjelma menjadi panggung terbuka yang spektakuler. Ribuan pasang mata larut dalam kemegahan budaya dalam gelaran Indonesian Street Performance (ISP) 2025 bertajuk "Nusantara Menari", bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

    Sebanyak 28 delegasi kota/kabupaten anggota JKPI turut ambil bagian, menampilkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Bertempat di sepanjang jalan Malioboro hingga kawasan Titik Nol Kilometer, pertunjukan berlangsung meriah mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Warga Yogyakarta, wisatawan lokal, hingga turis mancanegara tumpah ruah menyaksikan parade budaya yang sarat makna dan simbol.



    Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa ISP 2025 merupakan peristiwa budaya kolaboratif berskala nasional yang dikurasi dalam tiga tema besar: Pusaka Wastra, Pusaka Kriya, dan Pusaka Ksatria Nusantara. Setiap delegasi menampilkan kekhasan budaya masing-masing daerah, mulai dari tarian tradisional, musik etnik, hingga teater jalanan yang membawakan kisah-kisah pusaka leluhur.

    “Acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga ruang perjumpaan budaya. Kolaborasi ini melibatkan seluruh seniman dari anggota JKPI serta 14 kemantren di Kota Yogyakarta,” ujar Hasto.


    Lebih dari sekadar pertunjukan, ISP 2025 membuktikan bahwa seni dan budaya tidak harus dipertontonkan di ruang tertutup. Justru dengan menghadirkannya di ruang publik seperti Malioboro, masyarakat memiliki akses langsung untuk mengapresiasi kekayaan budaya bangsa. Acara ini pun menjadi media edukasi, khususnya bagi generasi muda, untuk mengenal dan mencintai warisan budaya leluhur.



    Kemeriahan semakin terasa ketika penyanyi nasional Citra Scholastika tampil memukau di kawasan Titik Nol Kilometer. Suaranya yang merdu menutup malam dengan nuansa yang penuh sukacita. Sorak sorai, tepuk tangan, dan pertunjukan kembang api mengiringi akhir acara, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi seluruh pengunjung.

    Bagi sebagian warga, seperti Martinus Ade Wijayanto yang datang bersama istri dan anaknya, ISP 2025 bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga pengalaman wisata budaya yang mempererat ikatan keluarga.


    Dengan semangat gotong royong, keberagaman budaya yang ditampilkan dalam ISP 2025 berhasil menyatukan seluruh elemen bangsa dalam satu harmoni. Dari Yogyakarta, “Nusantara Menari” bergema ke seluruh penjuru negeri, membawa pesan bahwa budaya adalah jembatan pemersatu dalam keberagaman Indonesia.


  • 01 Apr 2025
  • image-event
  • Calender Of Event April 2025

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Sob🙌🙌


    Kejutan menarik di bulan April bin Syawal nihhh🤩🤩


    April di Jogja? Penuh kejutan! 🎉 Dari festival budaya, event lari, sampai event seru lainnya, siap bikin harimu makin berwarna!


    Jangan sampai ketinggalan, cek kalender eventnya dan atur jadwal biar semua kebagian Sob! 🔥✨


    Event-event lainnya selengkapnya di Event Jogja

    *) event dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan penyelenggara


  • 19 Mar 2025
  • image-event
  • FESTIVAL KULINER – PASAR RAMADHAN 1446 H Jogja City Mall (24 Maret – 06 April 2025)

    Sobat Smart, Nikmati sajian kuliner khas Nusantara di Festival Kuliner Pasar Ramadhan yang ada di Jogja City Mall!

    Berbagai hidangan lezat dari berbagai daerah siap menemani momen berbuka puasa dengan cita rasa autentik dan pengalaman kuliner yang tak terlupakan!


    📆 24 Maret – 06 April 2025

    🕰️ Pukul 15.00 – 22.00 WIB

    📍 Jogja City Mall, Area Drop Off


    Jangan lewatkan kesempatan berbuka dengan hidangan terbaik dalam suasana Ramadhan yang penuh kehangatan! ✨


    Sc : Jogjacitymall


  • 07 Mar 2025
  • image-event
  • Calender Events Lebaran Jogja 2025

    Sobat Smart, Lebaran vibes ON! ✨ Gakerasa udah 2 minggu berpuasa nih Sob 👑

    Jogja makin asik menjelang Lebaran, dari pasar ramadhan yang udah mau selesai, festival kuliner, sampai event keren yang sayang banget buat dilewatin!

    Nih sob, mimin spill beberapa event di Jogja menjelang Lebaran Sob🫶🫶 Yuk, ajak bestie atau keluarga buat seru-seruan bareng! ⚡️

    Jangan sampai ketinggalan, karena Jogja selalu punya cerita‼️


    Selengkapnya di VisitingJogja


  • 01 Mar 2025
  • image-event
  • Kampung Ramadhan Jogokariyan Jogja Sajikan 3.500 Porsi Takjil Gratis Tiap Hari

    Kampung Ramadan Jogokariyan senantiasa dinantikan warga masyarakat di Kota Yogyakarta ketika memasuki bulan puasa.


    Selaras dengan tahun-tahun sebelumnya, bulan ramadhan yang penuh keistimewaaan terasa sampai ke salah satu kampung di kemantren mantrijeron tersebut.


    Kegiatan yang telah ada setiap tahun ini, menghadirkan event yang istimewa, satu di antaranya yang telah menjadi tradisi sejak lama, ribuan porsi takjil yang telah disediakan gratis di mesjid jogokariyan sepanjang ramadhan.


    Setiap harinya mereka menyediakan 3.500 porsi makanan untuk berbuka puasa. Dari berbagai kalangan yang datang ke tempat tersebut bisa menikmati hidangan berbuka yang telah di sediakan. Menu-menu yang telah di hadirkan pun sangat beragam mulai dari makanan tradisional sampai makanan kekinian.


    Di mesjid jogokariyan, para pemburu takjil bisa menyantap sajian seperti, chicken katsu, tongseng ayam, gulai sapi dan masih banyak hidangan lainnya. Selain buka puasa diselingi juga dengan kajian rutin di mesjid jogokariyan, pihaknya juga memfasilitasi pasar sore, serta talkshow inspiratif.


    Selain itu para pelaku usaha UMKM mengambil bagian di pasar sore, dalam meramaikan event di kampung ramadhan jogokariyan. Tahun ini event kampung ramadhan jogokariyan sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-21. Diharapkan dapat membawa berkah serta manfaat untuk masyarakat.


  • 01 Mar 2025
  • image-event
  • Calender Of Event Maret 2025

    Sobat Smart Berikut Calendar of Event Maret 2025, bulan maret merupakan bulan yang spesial ya sobat, vibes Ramadan akhirnya datang! 🌙✨ Saatnya buat switch mode menjadi TimSahur dan SquadNgabuburit.

    Event-event lainnya selengkapnya di Event Jogja

    *) event dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan penyelenggara


    Sumber : visitingjogja