Revitalisasi Jembatan Kewek, Perkuat Akses dan Keselamatan di Kota Jogja
Pemerintah melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi memulai proyek penggantian Jembatan Kewek. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja antara Satker PJN DIY dan PT Wasis Karya Nugraha yang berlangsung di Ruang Rapat Kabanaran pada Kamis (30/4/2026).
Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender. Target penyelesaian atau Provisional Hand Over (PHO) dijadwalkan pada 25 Desember 2026.
Secara teknis, jembatan baru akan dibangun menggunakan struktur balok girder yang lebih kuat dan modern. Berdasarkan Detailed Design Engineering (DED) dari Pemerintah Kota Yogyakarta, jembatan dirancang memiliki panjang 30 meter dan lebar total 16 meter, yang terdiri dari jalur kendaraan selebar 11 meter serta trotoar di kedua sisi masing-masing selebar 2,5 meter.
“Pembangunan ini merupakan upaya peningkatan kualitas infrastruktur agar lebih aman dan mampu menunjang mobilitas masyarakat secara optimal,” ujar Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita.
Tahapan pekerjaan diawali dengan pembongkaran jembatan lama, dilanjutkan dengan pembangunan fondasi baru. Selain konstruksi utama, proyek ini juga mencakup penataan oprit atau jalan pendekat guna meningkatkan kenyamanan akses, serta pembangunan dinding penahan tanah (DPT) untuk menjaga stabilitas struktur dan mencegah erosi di area sekitar sungai.
Saat ini, proses pembangunan juga melibatkan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan terkait desain fasad jembatan. Meskipun tidak termasuk cagar budaya, lokasi Jembatan Kewek berada di kawasan cagar budaya, sehingga penyesuaian desain dilakukan agar tetap selaras dengan karakter lingkungan sekitar.
“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan agar desain fasad jembatan tetap memperhatikan nilai estetika kawasan cagar budaya di sekitarnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tisara Sita menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur.
“Diharapkan, penggantian Jembatan Kewek ini dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta,” pungkasnya.
2026-04-08
2026-03-14
2026-02-16
2025-12-18
2025-12-16
2025-12-11